Diberdayakan oleh Blogger.

Mari Berbagi Bacaan !!


Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasehat. Tampilkan semua postingan

Medina? Siapa Mereka?

Medina itu nama Group Mereka, Sunu "Matta Band", Ray "Nine Ball", dan Derry Sulaiman Eks "Betrayer". 
Mereka adalah penggiat dakwah. berdakwah dari satu tempat ke tempat lain, masuk dari komunitas satu ke komunitas yang lain. Aktif untuk mengajak orang-orang kembali ke jalan Allah SWT.

Medina sendiri diambil dari nama sebuah Masjid di kawasan Bandung, Jawa Barat, yang merupakan tempat mereka berkumpul.

Dengan latar belakang mereka semuanya sebagai musisi yang tentu bermusik merupakan salahh satu dari hobi mereka, kini mereka telah mengeluarkan beberapa lagi. diantaranya adalah Dunia Sementara Akirat Selamanya, Air Hujan, dan Hijab.

Sungguh lagu-lagu itu memiliki pesan Rohani yang membangkitkan jiwa, apalagi ditengah-tengah lagu selalu diselikan dakwah yang berkharisma dari Derry Sulaiman.

Luar Biasa,..



.

Bersabar dg Jodoh

KISAH NYATA INSPIRATIF : WANITA USIA 34 TAHUN
YANG BELUM MENDAPATKAN JODOH

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus.Banyak lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik.Kemudian kesibukan kerja dan karir
memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun. Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah. Pada suatu hari datang seorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi aku ikhlas menerima dirinya apa adanya.
Kami mulai menghitung rencana pernikahan. Dia meminta kepadaku photo copy KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Aku segera menyerahkan itu kepadanya. Setelah berlalu dua hari ibunya menghubungiku melalui telepon. Beliau memintaku untuk bertemu secepat mungkin. Aku segera menemuinya. Tiba-tiba ia mengeluarkan photo copyan KTPku. Dia bertanya kepadaku apakah tanggal lahirku yang ada di KTP itu benar?
Aku menjawab: Benar.
Lalu ia berkata: Jadi umurmu sudah mendekati usia 40 tahun?!
Aku menjawab: Usiaku sekarang tepatnya 34 tahun.
Ibunya berkata lagi: Iya, sama saja. Usiamu sudah lewat 30 tahun. Itu artinya kesempatanmu untuk memiliki anak sudah semakin tipis. Sementara aku ingin sekali menimang cucu.
Dia tidak mau diam sampai ia mengakhiri proses pinangan antara diriku dengan anaknya.
Masa-masa sulit itu berlalu sampai 6 bulan. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi melaksanakan ibadah
umrah bersama ayahku, supaya aku bisa menyiram kesedihan dan kekecewaanku di Baitullah. Akupun pergi ke Mekah. Aku duduk menangis, berlutut di depan Ka’bah. Aku memohon kepada Allah supaya diberi jalan terbaik.
Setelah selesai shalat, aku melihat seorang perempuan membaca al Qur’an dengan suara yang sangat merdu. Aku mendengarnya lagi mengulang- ulang ayat: “Dan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu sangat besar”. (An Nisa’: 113)
Air mataku menetes dengan derasnya mendengar lantunan ayat itu. Tiba-tiba perempuan itu merangkulku ke
pangkuannya. Dan ia mulai mengulang-ulang firman Allah: “Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)
Demi Allah, seolah-olah aku baru kali itu mendengar ayat itu seumur hidupku. Pengaruhnya luar biasa,
jiwaku menjadi tenang. Setelah seluruh ritual umrah selesai, aku kembali ke
Cairo. Di pesawat aku duduk di sebelah kiri ayahku, sementara disebelah kanan beliau duduk seorang
pemuda. Sesampainya pesawat di bandara, akupun turun. Di ruang tunggu aku bertemu suami salah seorang
temanku. 
Kami bertanya kepadanya, dalam rangka apa ia datang ke bandara? Dia menjawab bahwa ia lagi menunggu kedatangan temannya yang kembali dengan pesawat yang sama dengan yang aku tompangi. Hanya beberapa saat, tiba-tiba temannya itu datang. Ternyata ia adalah pemuda yang duduk di kursi sebelah kanan ayahku tadi. Selanjutnya aku berlalu dengan ayahku…..
Baru saja aku sampai di rumah dan ganti pakaian, lagi asik-asik istirahat, temanku yang suaminya tadi aku temui di bandara menelphonku. Langsung saja ia mengatakan bahwa teman suaminya yang tadi satu pesawat denganku sangat tertarik kepada diriku. Dia ingin bertemu denganku di rumah temanku tersebut malam itu juga. Alasannya, kebaikan itu perlu disegerakan. Jantungku berdenyut sangat kencang akibat kejutan yang tidak pernah aku bayangkan ini.
Lalu aku meminta pertimbangan ayahku terhadap tawaran suami temanku itu. Beliau menyemangatiku untuk mendatanginya. Boleh jadi dengan cara itu Allah memberiku jalan keluar. Akhirnya…..aku pun datang berkunjung ke rumah temanku itu. 
Hanya beberapa hari setelah itu pemuda tadi sudah datang melamarku secara resmi. Dan hanya satu bulan setengah setelah pertemuan itu kami betul- betul sudah menjadi pasangan suami-istri. Jantungku betul-betul mendenyutkan harapan kebahagiaan. Kehidupanku berkeluarga dimulai dengan keoptimisan dan kebahagiaan. Aku mendapatkan seorang suami yang betul-betul sesuai dengan harapanku. Dia seorang yang sangat baik, penuh cinta, lembut, dermawan, punya akhlak yang subhanallah, ditambah lagi keluarganya yang sangat baik dan terhormat.
Namun sudah beberapa bulan berlalu belum juga ada tanda-tanda kehamilan pada diriku. Perasaanku mulai diliputi kecemasan. Apalagi usiaku waktu itu sudah memasuki 36 tahun. Aku minta kepada suamiku untuk membawaku memeriksakan diri kepada dokter ahli kandungan.
Aku khawatir kalau-kalau aku tidak bisa hamil. Kami pergi untuk periksa ke seorang dokter yang sudah terkenal dan berpengalaman. Dia minta kepadaku untuk cek darah. Ketika kami menerima hasil cek darah, ia berkata bahwa tidak ada perlunya aku melanjutkan pemeriksaan berikutnya, karena hasilnya sudah jelas.
Langsung saja ia mengucapkan “Selamat, anda hamil!”
Hari-hari kehamilanku pun berlalu dengan selamat, sekalipun aku mengalami kesusahan yang lebih dari orang biasanya. Barangkali karena aku hamil di usia yang sudah agak berumur. Sepanjang kehamilanku, aku tidak punya keinginan mengetahui jenis kelamin anak yang aku kandung. Karena apapun yang dikaruniakan Allah kepadaku semua adalah nikmat dan karunia-Nya. Setiap kali aku mengadukan bahwa rasanya kandunganku ini terlalu besar, dokter itu menjawab: Itu karena kamu hamil di usia sudah sampai 36 tahun.
Selanjutnya datanglah hari-hari yang ditunggu, hari saatnya melahirkan. Proses persalinan secara caesar berjalan dengan lancar. Setelah aku sadar, dokter masuk ke kamarku dengan senyuman mengambang di wajahnya sambil bertanya tentang jenis kelamin anak yang aku harapkan. Aku menjawab bahwa aku hanya mendambakan karunia Allah. Tidak penting bagiku jenis kelaminnya. Laki-laki atau perempuan akan aku sambut dengan beribu syukur.
Aku dikagetkan dengan pernyataannya: “Jadi bagaimana pendapatmu kalau kamu memperoleh 3 anak sekaligus?
Aku tidak paham apa gerangan yang ia bicarakan. Dengan penuh penasaran aku bertanya apa yang ia
maksudkan? Lalu ia menjawab sambil menenangkan ku supaya jangan kaget dan histeris bahwa Allah
telah mengaruniaku 3 orang anak sekaligus. 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Seolah-olah Allah berkeinginan memberiku 3 orang anak sekaligus untuk mengejar ketinggalanku dan ketuaan umurku.
Sebenarnya dokter itu tahu kalau aku mengandung anak kembar 3, tapi ia tidak ingin menyampaikan hal
itu kepadaku supaya aku tidak merasa cemas menjalani masa-masa kehamilanku. Lantas aku menangis sambil mengulang-ulang ayat Allah: “Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5) Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami…” (Ath Thur: 48)
Bacalah ayat ini penuh tadabbur dan penghayatan, terus berdoalah dengan hati penuh yakin bahwa Allah
tidak pernah dan tidak akan pernah menelantarkanmu. (Sumber : group whatsapp dakwah)
~ o ~
Salam santun dan keep istiqomah ..
( Subhanallah & Semoga Bermanfaat )
Wallahu a'lam bishshawab,
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma
Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta
Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ...
CINTA KEPADA ALLAH SWT

BATU BESAR - CERITA MOTIVASI


Suatu hari seorang dosen sedang memberikan kuliah tentang manajemen waktu pada mahasiswa MBA. dengan penuh semangat dia berdiri di depan kelas dan berkata, "Oke, sekarang waktunya untuk Quiz". kemudian dia meletakkan sebuah ember kosong di atas meja. kemudian dia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. ia mengisi terus sehingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalamm ember. ia berkata kepada kelas, 'menurut kalian apakan ember ini telah penuh?"

semua mahasiswa serentak berkata, " Ya,.."

sang dosen bertanya kembali, "sungguhkah demikian?
kemudian, desen pun dari meja itu kemudian dia mengeluarkan kerikil kecil. ia menuangkan kerikil-kerikil kecil itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu hingga kerikil-kerikil itu turun ke bawah mengisi cela-cela kosong di antara batu-batu itu. kemudian dia bertanya lagi kepada kelas, "nah, apakah sekarang ember itu sudah penuh?"

kali ini para mahasiswa terdiam. seorang menjawab, mungkin tidak?

bagus sekali," sahut dosen. kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. pasir itu berjatuhan mengisi cela-cela kosong diantara batu dan kerikil. sekali lagi, dia bertanya pada kelas."baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?"

beluuuum, sahut kelas.

sekali lagi ia berkata, bagus, bagus sekali." kemudian ia meraih air, kemudian mulai menuangkan air ke dalam ember sampai memenuhi bibir ember. lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya" tahukah kalian apa maksud ilustrasi ini ?"

seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jadi dan berkata, "maksudnya adalah, tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka kita pasti bisa mengerjakannya.

"Oh, bukan. sahut dosen, bukann itu maksudnya. kenyataan dari ilustrasi mengajarkan pada kita bahwa bila kita tidak memasukkan batu besar terlebih dahulu maka kita tidak akan bisa memasukkan semuanya".

apa yang dimaksud dengan batu besar dalam hidup Anda? anak-anak Anda, pasangan Anda, pendidikan Anda, mengajarkan sesuatu kepada orang lain, melakukan pekerjaan yang Anda cintai, waktu untuk diri sendiri, kesehatan Anda, teman Anda, atau semua yang berharga.

ingatlah untuk memasukkan "Batu Besar" pertama kali atau Anda tidak akan dapat memasukkan semuanya.
oleh karena itu, setiap waktu. tanyakan kepada diri Anda. apa Batu Besar dalam hidupmu???

salam motivasi

PAKU - CERITA MOTIVASI


suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah.untuk mengurang kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberian sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang rumahnya setiap kali dia marah..

hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku,.. lalu, secara bertahap jumlah itu berkurang. dia mendapati bahwa lebih mudah menahan amarahnnya daripada memakukan paku ke pagar.

akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabaran. dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk untuk setiap hari dia tidak marah.

hari-hari berlalu dan anak itu memberitahu ayahnya bahwa paku-paku telah tercabut semuanya. lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. "hmmm,... kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. pagar ini sama sekali tidak bisa seperti sebelumnya. ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini,.. dalam hati orang.

kamuu dapat menusukkan pisauu pada seseorang, lalu mencabut pisau itu.. tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada.. dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik, bahkan lebih:
maka,. tetaplah engkau dalam keadaan seperti ini.
tinggalkan amarahmu,...

Pengikut

Facebook Twitter RSS