Posted by
Admin
Senin, 23 September 2013 at 17.36
Dalam sebuah media online, pernah seorang Indonesia yg saat ini tinggal dan bekerja di Prancis begitu terasa akibat dari pembelian besar2an yg dilakukan oleh maskapai penerbangan asal Indonesia. Dulu orang Prancis bisa dibilang asing sekali dengan nama Indonesia, yg mereka tahu paling2 Bali yg terkenalnya memang sudah mendunia.
Tapi bekat Lion Air, perusahaan maskapai penerbangan asal Indonesia ini melakukan pembelian 60 pesawat airbus dari Eropa Airbus nama Indonesia menjadi sangat berkibar di negara yg menjadi tren fashion dunia itu. Bagaimana tidak, pemesanan 60 airbus sekaligus yg nilai per unitnya sama dengan pembelian termahal Real Madrid atas Gareth Bale 100 juta Euro. maka tak heran jika pembelian itu sangat membantu bagi perekonomian Prancis yg juga tengah dilanda krisis dan setidaknya juga dapat menyelamatkan dan memberi lapangan kerja profesional kepada sebanyak 24.000 orang Prancis.
Penandatanganan kerja sama pembelian itu juga mendapat penghormatan dari presiden Pransic Francois Hollande dengan menjadikan Istana negeranya sebagai tempat pendatangana dan beliau juga menyampaikan bahwa pembelian itu akan menjadi catatan sejarah tersenndiri bagi perekonomian Prancis,
Nah lalu, siapa orang dibalik Lion Air yg bukan hanya telah suskses, tapi juga telah berjasa mengharumkan nama Indonesia di kanca Internasional. Jawabannya adalah ...... orag berkumis tebal ini. siapa dia ? mari simak !!
VIVAnews - Lion Air terus menggebrak pasar penerbangan
rendah biaya. Kali ini, dia resmi mendirikan Malindo Airways, maskapai
yang bakal jadi lawan AirAsia di Asia Tenggara.
Ratusan pesawat pun telah dipesan. Bahkan pembelian terbesar pada November tahun lalu didampingi Presiden Barack Obama saat berkunjung ke Bali.
Sukses Lion Air ini tak bisa lepas dari sosok Rusdi Kirana, salah satu pemilik sekaligus presiden direktur Lion Air. Pria kelahiran 17 Agustus 1963 ini mampu menepis segala keraguan dengan menjadikan Lion Air sebagai salah satu armada besar saat ini.
Dalam sebuah wawancara, Rusdi mengaku saat mendirikan perusahaan hanya berbekal kepercayaan. Rusdi dan kakaknya, Kusnan Kirana, awalnya hanya memiliki perusahaan penjualan tiket Lion Tours.
Dengan bekal pengalaman menjual tiket inilah, dua bersaudara ini menyewa satu pesawat Boeing 737-200, setelah mendapatkan izin penerbangan pada Oktober 1999. "Dari mana saya punya uang? Ini karena kepercayaan," katanya.
Keyakinan itulah yang mengantarkan Kirana bersaudara bisa menerbangkan Lion Air pada 30 Juni 2000.
Rusdi mengambil pasar yang saat itu belum tergarap: penerbangan rendah biaya. Pada 1990-an, harga tiket pesawat sangat mahal, sehingga hanya orang-orang kaya saja yang bisa terbang. Namun, setelah ada Lion Air, zaman berubah. Harga pesawat tiket pun menjadi semakin terjangkau.
Maraknya penerbangan murah di Indonesia ini tak lepas dari Lion Air. Dengan slogan "We make people fly", Lion mampu menyedot banyak penumpang kelas bawah. Dengan sendirinya, Lion telah mematahkan anggapan maskapai rendah biaya sulit hidup di Indonesia.
Kini Rusdi dan kakaknya sudah masuk dalam daftar orang kaya Indonesia dalam Forbes Asia. Hingga 2010, ia memiliki kekayaan US$580 juta atau sekitar Rp5,5 triliun.
untuk membaca sumber kutipan, silakan klik disini
Tapi bekat Lion Air, perusahaan maskapai penerbangan asal Indonesia ini melakukan pembelian 60 pesawat airbus dari Eropa Airbus nama Indonesia menjadi sangat berkibar di negara yg menjadi tren fashion dunia itu. Bagaimana tidak, pemesanan 60 airbus sekaligus yg nilai per unitnya sama dengan pembelian termahal Real Madrid atas Gareth Bale 100 juta Euro. maka tak heran jika pembelian itu sangat membantu bagi perekonomian Prancis yg juga tengah dilanda krisis dan setidaknya juga dapat menyelamatkan dan memberi lapangan kerja profesional kepada sebanyak 24.000 orang Prancis.
Penandatanganan kerja sama pembelian itu juga mendapat penghormatan dari presiden Pransic Francois Hollande dengan menjadikan Istana negeranya sebagai tempat pendatangana dan beliau juga menyampaikan bahwa pembelian itu akan menjadi catatan sejarah tersenndiri bagi perekonomian Prancis,
Nah lalu, siapa orang dibalik Lion Air yg bukan hanya telah suskses, tapi juga telah berjasa mengharumkan nama Indonesia di kanca Internasional. Jawabannya adalah ...... orag berkumis tebal ini. siapa dia ? mari simak !!
| ( Rusdi Kirana ) |
Ratusan pesawat pun telah dipesan. Bahkan pembelian terbesar pada November tahun lalu didampingi Presiden Barack Obama saat berkunjung ke Bali.
Sukses Lion Air ini tak bisa lepas dari sosok Rusdi Kirana, salah satu pemilik sekaligus presiden direktur Lion Air. Pria kelahiran 17 Agustus 1963 ini mampu menepis segala keraguan dengan menjadikan Lion Air sebagai salah satu armada besar saat ini.
Dalam sebuah wawancara, Rusdi mengaku saat mendirikan perusahaan hanya berbekal kepercayaan. Rusdi dan kakaknya, Kusnan Kirana, awalnya hanya memiliki perusahaan penjualan tiket Lion Tours.
Dengan bekal pengalaman menjual tiket inilah, dua bersaudara ini menyewa satu pesawat Boeing 737-200, setelah mendapatkan izin penerbangan pada Oktober 1999. "Dari mana saya punya uang? Ini karena kepercayaan," katanya.
Keyakinan itulah yang mengantarkan Kirana bersaudara bisa menerbangkan Lion Air pada 30 Juni 2000.
Rusdi mengambil pasar yang saat itu belum tergarap: penerbangan rendah biaya. Pada 1990-an, harga tiket pesawat sangat mahal, sehingga hanya orang-orang kaya saja yang bisa terbang. Namun, setelah ada Lion Air, zaman berubah. Harga pesawat tiket pun menjadi semakin terjangkau.
Maraknya penerbangan murah di Indonesia ini tak lepas dari Lion Air. Dengan slogan "We make people fly", Lion mampu menyedot banyak penumpang kelas bawah. Dengan sendirinya, Lion telah mematahkan anggapan maskapai rendah biaya sulit hidup di Indonesia.
Kini Rusdi dan kakaknya sudah masuk dalam daftar orang kaya Indonesia dalam Forbes Asia. Hingga 2010, ia memiliki kekayaan US$580 juta atau sekitar Rp5,5 triliun.
untuk membaca sumber kutipan, silakan klik disini
Posted by
Admin
Jumat, 30 Agustus 2013 at 17.12
Tak sengaja menonton sebuah tayangan di salah satu stasiun televisi, aku melihat seorang sang sangat unik dalam tayangan itu. Unik dalam artian something "WOW" to see this people. Memiliki kemampuan yang luarrrr biasa, apa itu?? kemampuan bahasa yg mencapai 13 Bahasa di Dunia meliputi Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Francis, Korea, Jepang, India, Rusia, Thailand, dll.
Gayatri,.
Gadis ini penampilannya sederhana namun dengan karisma yang begitu mempesona. Dan yang membuat itu lebih "WOW" lagi. Kemampuan bahasanya itu diraih secara otodidak tanpa mengikuti kursus apapun. Woow Wooow wowwww,... Pokoknya mataku seakan tak berkedip melihat tayangan itu.
berikut aku share dari laman sahabat bloger,.
Gayatri Wailissa, seorang remaja putri kelahiran Ambon, Maluku, dari pasangan Deddy Darwis Wailissa dan Nurul Idawaty. Anak cerdas dan berbakat ini menunjukkan bahwa siapapun dapat maju. Seperti dirinya yang datang dari keluarga sederhana. Ayahnya hanyalah seorang pengrajin kaligrafi kaki lima sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Di usianya yang baru 16 tahun Gayatri telah mampu berkomunikasi dalam 13 bahasa asing. Segudang prestasi pun pernah dia raih, mulai dari level nasional hingga internasional.
Ketertarikan Gayatri dalam mempelajari berbagai bahasa bermula saat Ia sedang menonton kartun berbahasa Inggris saat berusia 10 tahun. Karena tidak mengerti apa yang diucapkan dalam kartun itu, Gayatri merasa penasaran dan tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Menurut Gayatri, Ia tak pernah menempuh sebuah kursus untuk menguasai sebuah bahasa. Ia hanya belajar melalui buku, flm dan musik. Ia juga punya kebiasaan unik berbicara dalam bahasa asing di depan cermin guna memperlancar kemampuan berbahasanya. Hingga saat ini Gayatri telah menguasai 13 bahasa asing meliputi bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia dan Thailand.
Selain kemampuannya dalam bidang bahasa, Gayatri juga memiliki bakat dan prestasi dalam banyak bidang lain. Di waktu luangnya, Gayatri aktif diberbagi bidang diantaranya adalah instruktur teater, penyiar radio, penerjemah bahasa, dan bahkan menulis berbagai karya sastra. Ia juga pernah meraih medali perunggu dalam Olimpiade Sains Astronomi 2012. Tidak hanya itu Ia juga menjadi wakil Indonesia untuk Duta Anak tingkat ASEAN. Ia bahkan menjadi delegasi tunggal (anak) Indonesia yang mewakili Konferensi ASEAN tahun 2012 di Thailand dan delegasi tunggal (anak) Indonesia dalam konferensi ASIA-Pasifik tahun 2013 di Nepal. Di konferensi tersebut, Gayatri kerap mempresentasikan isu-isu dan solusi terkait permasalahan anak.
Ada pengalaman unik saat Gayatri mewakili Indonesia dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-Hak Anak tingkat ASEAN di Thailand. Dalam forum tersebut kebanyakan pesertanya hanya menggunakan bahasa asalnya saat berbicara. Melihat keadaan ini Gayatri lalu menwarkan diri untuk menjadi penerjemah bagi anak-anak yang lain. Berkat aksinya ini kemampuan Gayatri dalam berbahasa mendapat apresiasi dari peserta lain dan Ia mendapatkan gelar doktor.
Berkat kemampuannya berbahas asing dan berbagai prestasinya, Gayatri mendapat banyak tawaran beasiswa untuk belajar di luar negeri. Ia juga mendapatkan berbagai tawaran untuk bekerja di beberapa organisasi dunia termasuk PBB. Hanya saja sampai saat ini Ia belum memutuskan kemana Ia akan melanjutkan masa depannya. Yang jelas Ia berharap dimasa depan Ia akan bisa menjadi seseorang yang berguna bagi bangsa ini.
Ada sebuah petikan kata-kata Gayatri yang sangat berkesan bagi Saya “tidaklah penting siapa kita, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan apa yang mampu kita perbuat”. Saya berharap akan ada lebih banyak Gayatri-Gayatri lain yang terus bermunculan di negeri ini. Dan semoga generasi baru ini bisa membawa perubahan pada negara kita, Indonesia, menuju kearah yang lebih baik.
sumber : Klik disini
Gayatri,.
Gadis ini penampilannya sederhana namun dengan karisma yang begitu mempesona. Dan yang membuat itu lebih "WOW" lagi. Kemampuan bahasanya itu diraih secara otodidak tanpa mengikuti kursus apapun. Woow Wooow wowwww,... Pokoknya mataku seakan tak berkedip melihat tayangan itu.
berikut aku share dari laman sahabat bloger,.
Gayatri Wailissa, seorang remaja putri kelahiran Ambon, Maluku, dari pasangan Deddy Darwis Wailissa dan Nurul Idawaty. Anak cerdas dan berbakat ini menunjukkan bahwa siapapun dapat maju. Seperti dirinya yang datang dari keluarga sederhana. Ayahnya hanyalah seorang pengrajin kaligrafi kaki lima sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Di usianya yang baru 16 tahun Gayatri telah mampu berkomunikasi dalam 13 bahasa asing. Segudang prestasi pun pernah dia raih, mulai dari level nasional hingga internasional.
Ketertarikan Gayatri dalam mempelajari berbagai bahasa bermula saat Ia sedang menonton kartun berbahasa Inggris saat berusia 10 tahun. Karena tidak mengerti apa yang diucapkan dalam kartun itu, Gayatri merasa penasaran dan tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Menurut Gayatri, Ia tak pernah menempuh sebuah kursus untuk menguasai sebuah bahasa. Ia hanya belajar melalui buku, flm dan musik. Ia juga punya kebiasaan unik berbicara dalam bahasa asing di depan cermin guna memperlancar kemampuan berbahasanya. Hingga saat ini Gayatri telah menguasai 13 bahasa asing meliputi bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia dan Thailand.
Selain kemampuannya dalam bidang bahasa, Gayatri juga memiliki bakat dan prestasi dalam banyak bidang lain. Di waktu luangnya, Gayatri aktif diberbagi bidang diantaranya adalah instruktur teater, penyiar radio, penerjemah bahasa, dan bahkan menulis berbagai karya sastra. Ia juga pernah meraih medali perunggu dalam Olimpiade Sains Astronomi 2012. Tidak hanya itu Ia juga menjadi wakil Indonesia untuk Duta Anak tingkat ASEAN. Ia bahkan menjadi delegasi tunggal (anak) Indonesia yang mewakili Konferensi ASEAN tahun 2012 di Thailand dan delegasi tunggal (anak) Indonesia dalam konferensi ASIA-Pasifik tahun 2013 di Nepal. Di konferensi tersebut, Gayatri kerap mempresentasikan isu-isu dan solusi terkait permasalahan anak.
Ada pengalaman unik saat Gayatri mewakili Indonesia dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-Hak Anak tingkat ASEAN di Thailand. Dalam forum tersebut kebanyakan pesertanya hanya menggunakan bahasa asalnya saat berbicara. Melihat keadaan ini Gayatri lalu menwarkan diri untuk menjadi penerjemah bagi anak-anak yang lain. Berkat aksinya ini kemampuan Gayatri dalam berbahasa mendapat apresiasi dari peserta lain dan Ia mendapatkan gelar doktor.
Berkat kemampuannya berbahas asing dan berbagai prestasinya, Gayatri mendapat banyak tawaran beasiswa untuk belajar di luar negeri. Ia juga mendapatkan berbagai tawaran untuk bekerja di beberapa organisasi dunia termasuk PBB. Hanya saja sampai saat ini Ia belum memutuskan kemana Ia akan melanjutkan masa depannya. Yang jelas Ia berharap dimasa depan Ia akan bisa menjadi seseorang yang berguna bagi bangsa ini.
Ada sebuah petikan kata-kata Gayatri yang sangat berkesan bagi Saya “tidaklah penting siapa kita, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan apa yang mampu kita perbuat”. Saya berharap akan ada lebih banyak Gayatri-Gayatri lain yang terus bermunculan di negeri ini. Dan semoga generasi baru ini bisa membawa perubahan pada negara kita, Indonesia, menuju kearah yang lebih baik.
sumber : Klik disini
Posted by
Admin
Selasa, 27 Agustus 2013 at 16.44
Ya, credit analist,. Sebuah profesi yang cukup popular di
hampir semua lembaga keuangan. Bagaimana tidak, penyaluran kredit lembaga pada
perusahaan-perusahaan keuangan merupakan kredit aktif yang menjadi sumber
pendapatan yang menyumbang sebagaian besar (hampir 100%) income perusahaan.
Tugasnya adalah menilai kelayakan permeberian kredit bagi
calon kreditur (peminjam), memberikan rekomendasi tau menolak aplikasi kredit
dan merupakan akhir ke-2 dari aplikasi kredit yang diajukan sebelum diserahkan
kepada pemegang keputusan (kepala cabang/supervisor dll) . Nah, maka seorang
credit analist memiliki peranan yang sangat penting. Seorang credit analist
pasitnya haruslah merupakan orang yang terbaik dalam hitung2an (matematika),
teliti terhadap calon kreditur, independent, dan mampuh menjalin hubungan yang
baik bagi nasabah.
Ramadhan 1434H ini, aq berkesempatan untuk mengikuti
recruitment credit analist di salah satu perusahaan finance terkemuka di
Indonesia.
Selang beberapa hari mengundurkan diri dari perusahaan yang
bergerak di bidang pendidikan, aku mendapat indormasi tentang job opportunity
sebuah perusahaan finance. Karena informasi itu aq terima dari teman yang
bekerja di perusahaan tersebut. Segera saja pihak HRD menghubungi Q untuk interview.
Singkatnya, proses rekrutment yang pertama adalah interview. Tak banyak dan
juga tak lama, hanya beberapa pertanyaan mendasar tentang pengalaman kerja dll,
dan diakhir interview pertama ini aQ mendapat undangan untuk mengikuti
psikotest 2 hari kemudian.
Nah, psikotest berlangsung cukup lama, mulai dari jam 9.30
pagi sampai jam 1 siang. Tes secara marathom. Hahaha,.. (pertama kali sih)
Psikotesnya lumayan mudah, dan familiar ya,. Pertama test
gambar-gambar(menentukan gambar yang berbeda), kedua juga test gambar2
(menentukan gmabar dengan pola yang sama) , ketiga tes gambar dengan instruksi
(misalnya : tarik garis dari bawah angka 1 melewati lingkaran sampai gambar
segitiga besar), keempat dan kelima hanya sekedar mengisi tentang pribadi
(misal : kita disediakan kata “saya …./ sebanyak 30 dan setiap titik-titik
harus diisi dengan hal yang menggambarkan pribadi kita/ bukan fisik, missal
lagi : saya cerdas, saya rajin, sya
teliti, saya jujur, dst) dan tes selanjutnya adalah tes matematika (menghitung
standar anak SD, soal agak mudah tapi dengan waktu yang sangat terbatas),
selanjutnya masih MTK yaitu Cuma mejumlahkan dua berderet2 angka juga dengan
waktu yang sangat terbatas. Dan terakhir baru tentang ekonomi dan mengarah ke
tugas seorang credit analist.
Kalo yang tentang ekonomi Cuma sekitar 20 soal pilihan
ganda, materinya kuliah banget. :D beberapa pertanyaan juga aQ gak bisa jawab.
Hehehe, tapi sebagaian besar oke.
Nah ini kira2 gambaran soal yang berhubungan dengan tugas
credit analist :
Pak Eka bekerja sebagai manajer di Perusahaan Minyak Sentosa
dan memiliki penghasilan 10 juta per
bulan. Selain itu Istri Pak Eka memiliki usaha pemancingan yang berjarak 30 KM
dari tempat tinggal beliau. Pak eka saat
ini juga melakukan kredit kepemilikan rumah dengan tagian Rp2.900.000 per
bulan. Mobil yang pernah dimiliki adalah 1 unit Daihatsu Xenia yang kini telah
dijual. Pak eka bermaksud mengajukan kredit untuk sebuah mobil Toyota Innova
dengan angsuran Rp4.660.000 per bulan. Secara lebih terperinci :
|
Keterangan
|
Nominal
|
|
DP
|
Rp35.000.000
|
|
Administrasi 10% DP
|
Rp3.500.000
|
|
Angsuran per bulan
|
Rp4.660.000
|
|
Total bulan pertama
|
Rp43.160.000
|
Pertanyaan
1. Berikan alasan mengapa suatu kredit harus
direkomendasikan atau tidak direkomendasikan !
2 2. Buatlah rincian dari penghasilan Pak Eka!
J 3. jika menurut Saudara pengajuan aplikasi kredit
Pak Eka dapat direkomendasikan? Dokumen-dokumen apa saja yang disyaratkan? Jika
ada?
4 4. Jika menurut saudara kredit tidak
direkomendasikan, berikan alasan ?
Berikut singkat pengalaman, semoga dapat membantu minimal
menghibur Anda :D
Nice visiting ;)
Posted by
Admin
Rabu, 14 Agustus 2013 at 12.04
Tak terdengar kecuali jangkrik yg melengking
Di tengah malam gelep menggulita
Angan q melayang menghampiri setiap asa yg mungkin masih tersisa
Di batas lelangit yg tak baku berkata
Oh jiwa
Selamatlah engkau
Hadirilah setiap kosong diantara raut yg penuh harap
Meski kadang bakul itu tak selalu terisi
Rasa daging menjadi hampa tak bergaram
Emas permata tak berharga jikalau panas tak rela
Hanyalah lipatan pipi menjadi nilai diri
Dan tak pernah sedikitpun dapat dipungkiri
Langganan:
Postingan (Atom)




